Erric Permana
09 Desember 2017•Update: 09 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk loyal kepada Presiden RI Joko Widodo.
"Loyalitas tegak lurus ke presiden tidak ada belok-belok," ujar Ryamizard usai menghadiri acara serah jabatan Panglima TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Sabtu.
Dalam kesempatan itu, dia juga meminta Hadi untuk bekerja keras dan menjaga kekompakan antar matra di tubuh TNI.
"Solidkan TNI, tidak boleh terpecah," tambah dia.
Ryamizard mengaku yakin dengan kepemimpinan Hadi Tjahjanto. Sebab, Hadi pernah menjadi anak buahnya di Kementerian Pertahanan.
"Saya percaya itu karena dia Irjen saya. Saya tahu kemampuannya," kata Ryamizard.
Hadi Tjahjanto resmi menjadi Panglima TNI sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat malam. Dia merupakan perwira kelahiran Malang yang lulus Akademi Angkatan Udara pada tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987.
Berbagai pendidikan militer yang pernah diikuti di antaranya Sekolah Penerbang, Sekkau angkatan 57 tahun 1995, College Interarmes De Defence, Prancis, angkatan VIII tahun 2001, Sesko TNI angkatan 36 tahun 2009, dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Lemhanas RI angkatan 20 tahun 2015.
Sementara, untuk tugas besar yang pernah dilaksanakannya adalah penugasan Operasi Rajawali Papua dan penugasan Operasi Rencong di Aceh .