Pizaro Gozali İdrus
07 Desember 2017•Update: 07 Desember 2017
Pizaro Gozali
JAKARTA
Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku lega mendapatkan restu dalam paripurna DPR RI sebagai Panglima TNI.
“Saya plong karena beban yang diberikan kepada saya untuk melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan sudah selesai,” ujar Hadi usai mengikuti rapat paripurna DPR RI, Kamis.
Hadi menegaskan dirinya akan netral untuk tidak terlibat politik praktis pada pilkada serentak maupun pemilu 2019. Caranya adalah dengan memperkuat jatidiri TNI sebagai tentara rakyat, pejuang, dan profesional.
“TNI akan mengikuti kebijakan politik negara,” ujar dia.
Selain itu, Hadi juga berjanji mengakhiri konflik antara TNI dan Polri yang sudah menjadi masalah laten.
Hadi bertekad memajukan industri pertahanan dalam negeri karena Indonesia memliki PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Pindad.
“Keperluan-keperluan mendasar TNI, kita ambil dari sana,” jelas Hadi.