Erric Permana
08 Desember 2017•Update: 08 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan bakal meneruskan rencana pembangunan dan tugas mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo
Hadi mengatakan rencana yang akan diteruskan di antaranya pembangunan kekuatan TNI di 5 wilayah terluar di Indonesia. Sebab menurutnya, rencana tersebut telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Ada lima program prioritas, yakni pembangunan di Natuna, Tarakan, Morotai, Biak, Merauke dan Selaru," ujar Hadi Tjahjanto usai dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Mengenai alat utama sistem pertahanan (Alutsista), Hadi akan berpedoman pada program Minimum Essential Force (MEF).
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) itu berharap Rencana Strategis (Renstra) kekuatan TNI tahap kedua 2014-2019 dapat mencapai target.
"Pemenuhan pesawat tempur, kemudian ada beberapa pesawat transportasi, radar dan kapal selam," tambah dia.
Untuk menghadapi tahun politik, Hadi Tjahjanto memastikan TNI akan netral pada Pilkada maupun Pemilu. Dirinya juga akan menjaga soliditas dengan Polri.
"Kita juga akan melaksanakan kegiatan ini bersama-sama polisi," kata dia.
Mengenai pengganti dirinya sebagai Kasau, Hadi menyatakan ada tiga calon yang nantinya akan dipilih oleh Presiden Joko Widodo.