Muhammad Abdullah Azzam
10 Maret 2018•Update: 11 Maret 2018
Ata Ufuk Şeker
BRUSSELS
Penanggungjawab Komisi Perdagangan untuk Uni Eropa Cecilia Malmstrom, mengomentari keputusan Amerika Serikat (AS) yang menerapkan tarif pajak baru terhadap baja dan aluminium yang akan masuk ke AS.
Malmstrom mengatakan bahwa Uni Eropa berharap agar AS mempertimbangkan keputusan tarif baru tersebut supaya tak berlaku bagi Uni Eropa yang merupakan sekutu dekat AS.
Malmstrom mengeluarkan pernyataan tersebut melalui akun pribadinya di media sosial setelah Trump menandatangani dua ketetapan terpisah yang membebankan 25 persen tarif untuk baja impor dan 10 persen tarif untuk aluminium impor.
Malmstrom mengatakan bahwa Uni Eropa adalah sekutu dekat bagi Amerika Serikat. "Kami berharap AS tak menerapkan kebijakan baru itu ke Uni Eropa," ungkap dia.
Malmstrom mengatakan bahwa dirinya akan bertemu dengan Perwakilan urusan Perdagangan AS Robert Lighthizer di Brussels pada Sabtu untuk melakukan negosiasi terkait keputusan Trump tersebut.
Malmstrom akan memberikan perkembangan terkait hal ini dalam beberapa hari mendatang.
Presiden AS Trump menyebut aturan baru ini fleksibel, dan negara-negara sahabat dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh pengecualian.
Pengumuman ini menyebut Kanada dan Meksiko sebagai perkecualian, meski Trump berkata keputusan ini bisa saja dihapus jika Gedung Putih tidak puas dengan hasil renegosiasi yang sedang berlangsung dalam North American Free Trade Agreement (NAFTA).
Uni Eropa mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengambil antisipasi yang sama terhadap AS jika tak mendapatkan pengecualian dari keputusan tarif baru itu.
Kini Uni Eropa tengah menyiapkan daftar produk yang rencananya akan diterapkan 25 persen pajak tarif bagi AS. Daftar itu diantaranya adalah selai kacang, celana jins, sepeda motor, alas kasur, lipstik, baja gulung, pipa, tabung, wastafel, ventilator, tangga, kapal pesiar, daging merah, whisky, tembakau, cerutu.