18 Oktober 2017•Update: 19 Oktober 2017
Merve Aydogan
ANKARA
Uni Eropa telah mengirim kurang dari sepertiga dari EUR 3 miliar yang dijanjikan ke Turki berdasarkan kesepakatan pengungsi yang disepakati pada 2015, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selasa.
Dalam kunjungan kenegaraannya ke Warsaw, Presiden Erdogan mengatakan bahwa UE hanya mengirim EUR885 juta dari yang dijanjikan sebelumnya yaitu EUR3 miliar.
Di bawah kesepakatan UE-Turki yang mulai berlaku sejak Maret tahun lalu, Brussel telah berjanji akan mempercepat alokasi bantuan dana EUR 3 miliar kepada Turki untuk membantu migran.
Dalam kesepakatan juga memuat ketentuan untuk akses warga Turki ke zona bebas paspor Schengen dan untuk revitalisasi tawaran keanggotaan Uni Eropa bagi Turki.
Namun, pasca percobaan kudeta tahun lalu, hubungan Turki dengan negara-negara UE justru kian memburuk.
Mengacu pada negosiasi aksesi yang dimulai sejak 2005, Erdogan mengatakan: "Saya telah berkali-kali mengatakan ini, beri tahu kami jika Anda tidak mau menerima kami. Anda seharusnya tidak membuang waktu Anda dan kami. Mari selesaikan ini".
"Mereka tidak bisa membuat keputusan dan kami tidak akan menjadi orang yang meninggalkan meja. Kami akan menunggu keputusan mereka," tegas Erdogan.
Turki menampung sekitar tiga juta pengungsi Suriah dan menurut Erdogan, Turki telah menghabiskan lebih dari USD30 miliar untuk membantu dan menampung pengungsi sejak perang sipil 2011.
Pernyataan Erdogan tersebut muncul jelang pertemuan pemimpin Uni Eropa yang akan digelar Kamis, di mana hubungan UE-Turki akan didiskusikan.