İqbal Musyaffa
09 April 2018•Update: 10 April 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia (BI) menerima penghargaan di bidang kearsipan dari lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan sertifikat Statement of Compliance ISO 15489:2016 Records Management dari Technischer Überwachungs Verein (TÜV SÜD) Singapore, untuk 9 (sembilan) satuan kerja di Bank Indonesia.
Deputi Gubernur BI Sugeng menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Senin, pada kegiatan Apresiasi Arsip Bank Indonesia.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam sambutannya menyampaikan, keberadaan dokumen yang dijadikan sumber informasi dan referensi maupun dokumen baru yang diciptakan merupakan landasan otentik bagi akuntabilitas pelaksanaan tugas BI.
“Oleh karenanya, pelestarian arsip perlu dilakukan dengan konsisten dan baik agar jejak langkah institusi dalam membangun kinerja dapat diabadikan, diwariskan, serta dijadikan landasan berpijak yang kuat untuk mewujudkan visinya,” ungkap Agus.
Penghargaan ANRI diberikan kepada BI berkenaan dengan upaya penyelamatan arsip statis bidang perbankan, khususnya pada masa transisi peralihan fungsi pengawasan mikroprudensial bank dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Sedangkan, Statement of Compliance ISO 15489 Records Management, diberikan kepada BI karena berhasil memenuhi standar internasional di bidang kearsipan. Dengan raihan Statement of Compliance ISO 15489 Records Management di tahun ini, 19 satuan kerja BI telah memenuhi standar internasional di bidang kearsipan.