Elena Teslova
14 Mei 2018•Update: 14 Mei 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Ratusan warga Rusia ambil bagian dalam demonstrasi "Internet Gratis" di ibukota Moskow pada hari Minggu. Mereka memprotes pemblokiran aplikasi pesan Telegram.
Telegram diblokir pada 13 April lalu karena penolakannya untuk menyediakan Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) dengan kunci dekripsi.
Protes berlangsung tanpa insiden, seperti yang disaksikan oleh koresponden Anadolu Agency di lapangan.
FSB telah mengklaim bahwa kelompok teroris internasional memanfaatkan obrolan enkripsi tinggi Telegram. Aplikasi ini digunakan untuk merencanakan serangan metro St. Petersburg pada April 2017, yang menewaskan 15 dan melukai beberapa orang, menurut FSB.
Ketika FSB meminta Telegram untuk menyediakan kunci enkripsi untuk menguraikan kode pesan, perusahaan itu menolak dengan mengatakan bahwa data pribadi pengguna dilindungi.
Telegram juga dilarang di Iran, setelah disebut pihak otoritas sebagai aplikasi yang populer digunakan oleh kelompok kriminal.