Dunia

Wakil PBB untuk Libya berjumpa dengan Menlu UEA

Kedua pihak membahas upaya-upaya untuk mengakhiri konflik di Libya serta mengembalikan negara tersebut ke kondisi normal

Muhammad Abdullah Azzam   | 17.07.2019
Wakil PBB untuk Libya berjumpa dengan Menlu UEA Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Libya dan kepala Misi Pendukung PBB di Libya (UNSMIL), Ghassan Salame. (Foto file-Anadolu Agency)

Ankara

Enes Canlı

ANKARA 

Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Libya dan kepala Misi Pendukung PBB di Libya (UNSMIL), Ghassan Salame pada Rabu mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA), pendukung Khalifah Haftar.

Dalam kunjungan itu, Salame berjumpa dengan Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi.

Melalui akun media sosial, Perwakilan Khusus PBB untuk Libya mengatakan bahwa dirinya dan Al Nahyan membahas upaya-upaya untuk mengakhiri konflik di Libya serta mengembalikan negara tersebut ke kondisi normal dengan proses politik.

Menurut pernyataan itu, selama pertemuan itu keduanya membahas dampak "bencana kemanusiaan yang berat" akibat konflik di Libya.

Salame menekankan pentingnya merumuskan peta jalan bersama yang akan menyatukan Libya dan menciptakan perdamaian.

Pemerintah AS, Inggris, Prancis, Italia, Mesir dan UEA dalam pernyataan bersama kemarin mendesak konflik yang berlangsung di Tripoli dan sekitarnya.

Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.

Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.

Pada Senin, Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB mengatakan sedikitnya 76 orang, termasuk 24 warga sipil, tewas sejak bentrokan pecah di Tripoli.

GNA menuduh pasukan pimpinan Haftar yang berbasis di Libya Timur berada dibalik serangan tersebut.

Pemimpin pasukan militer di timur Libya Komandan Khalifa Haftar menginstruksikan penyerangan pada 4 April untuk mengambil alih ibu kota Tripoli, sedang pasukan GNA meluncurkan operasi "Burkan al-Ghadab".

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın