Dunia

Venezuela Klaim 100 Orang Tewas dalam Serangan Militer AS

Kementerian Dalam Negeri Venezuela melaporkan 100 orang tewas akibat serangan militer Amerika Serikat

Berk Kutay Gokmen  | 08.01.2026 - Update : 08.01.2026
Venezuela Klaim 100 Orang Tewas dalam Serangan Militer AS

ISTANBUL

Kementerian Dalam Negeri Venezuela melaporkan sedikitnya 100 orang tewas dalam serangan militer Amerika Serikat yang menargetkan wilayah Venezuela, sementara Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, disebut mengalami luka-luka dalam operasi tersebut.

Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello, seperti dikutip jaringan televisi teleSUR, pada Rabu (8/1) mengatakan serangan itu terjadi pada Sabtu lalu.

Ia menyebut operasi militer AS tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga melukai Presiden Maduro dan Cilia Flores.

Cabello menyampaikan penghormatan kepada Maduro, istrinya, serta para korban yang tewas dalam operasi militer tersebut. Ia menegaskan Venezuela tidak akan menyerah meski menghadapi tekanan militer.

“Venezuela tidak akan menyerah karena kami adalah bangsa dengan sejarah dan warisan,” kata Cabello dalam pernyataannya di televisi pemerintah.

Ia juga menuding Amerika Serikat telah melanggar norma-norma hubungan internasional.

Menurut Cabello, dunia internasional kini mengetahui bahwa Presiden Nicolas Maduro berada dalam status tahanan perang.

Dalam laporannya, disebutkan bahwa pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke sejumlah target di wilayah utara Venezuela. Selain itu, pasukan operasi khusus AS melakukan penggerebekan di Caracas dengan tujuan menangkap Maduro dan Flores untuk dibawa ke Amerika Serikat.

Maduro dan Flores kemudian dihadapkan ke pengadilan di New York dalam sidang perdana terkait tuduhan kasus narkotika dan senjata. Keduanya menyatakan tidak bersalah atas dakwaan yang diajukan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın