Trump: Mojtaba Khamenei mungkin masih hidup meskipun terluka
Ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di depan publik memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia meyakini Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei kemungkinan masih hidup meskipun mengalami luka di tengah meningkatnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Dalam wawancara dengan Fox News yang dijadwalkan disiarkan pada Jumat, Trump menyatakan bahwa kondisi pemimpin Iran tersebut kemungkinan masih memungkinkan untuk bertahan hidup.
“Saya pikir kemungkinan besar dia masih hidup. Saya pikir dia terluka, tetapi kemungkinan dia masih hidup dalam beberapa bentuk,” kata Trump.
Pernyataan itu muncul setelah Mojtaba Khamenei menyampaikan pidato publik pertamanya pada Kamis sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran, sekaligus menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel.
Mojtaba Khamenei mengambil alih posisi tersebut setelah kematian ayahnya, Ali Khamenei.
Sejak konflik meningkat, Mojtaba Khamenei belum tampil secara langsung di hadapan publik, sehingga memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.
Dalam wawancara yang sama, Trump juga menyinggung situasi pelayaran di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dunia yang mengalami gangguan akibat konflik di kawasan.
Trump mengatakan kapal-kapal yang ingin melintasi selat tersebut seharusnya tetap melanjutkan perjalanan tanpa rasa takut.
“Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mereka tidak memiliki angkatan laut dan kami telah menenggelamkan semua kapal mereka,” ujarnya seperti dikutip Fox News.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
