Abdelraouf Arnaout, Rania Abu Shamala
31 Januari 2025•Update: 31 Januari 2025
YERUSALEM
Utusan Timur Tengah Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengatakan bahwa seorang sandera Amerika akan dibebaskan dari Gaza pada Jumat.
"Kami menangani semuanya – salah satunya akan keluar besok," kata Steve Witkoff menanggapi pertanyaan dari wartawan mengenai upaya untuk memulangkan tawanan Israel yang memegang kewarganegaraan AS.
Kelompok Palestina Hamas membebaskan tiga tawanan Israel dan lima pekerja Thailand pada hari Kamis berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan dengan Israel.
Utusan AS menyatakan harapan bahwa perjanjian gencatan senjata Gaza akan bertahan sampai akhir.
Witkoff tiba di Israel pada hari Rabu, di mana ia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengunjungi Jalur Gaza.
Pada hari Kamis, ia bertemu dengan Menteri Keuangan Israel dan pemimpin Partai Zionisme Religius sayap kanan, Bezalel Smotrich.
Tahap enam minggu pertama perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada 19 Januari, menangguhkan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.400 warga Palestina, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 111.000 orang sejak 7 Oktober 2023.
Sepuluh tawanan Israel sejauh ini telah dibebaskan sebagai imbalan atas 290 tawanan Palestina sejak kesepakatan itu mulai berlaku.
Sekitar 110 tahanan Palestina lainnya akan dibebaskan dari penjara Israel pada hari Kamis.
Berdasarkan kesepakatan tahap pertama, 33 tawanan Israel akan dibebaskan sebagai imbalan atas sekitar 1.700 hingga 2.000 tahanan Palestina.
Serangan Israel terhadap Gaza telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang hilang, dengan kerusakan yang meluas dan krisis kemanusiaan yang telah merenggut nyawa banyak orang lanjut usia dan anak-anak dalam salah satu bencana kemanusiaan global terburuk yang pernah ada.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November tahun lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.