Bayram Altug
17 Mei 2018•Update: 17 Mei 2018
Bayram Altug
JENEWA
Lebih dari 1000 anak yang mengikuti aksi “Great March of Return” sejak 30 Maret mengalami luka serius dan permanan, kata Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Rabu.
UNICEF dalam sebuah pernyataan tertulis menyatakan, "sebagian besar dari mereka ini mengalami cedera serius dan berpotensi mengubah kehidupan, termasuk amputasi."
UNICEF dan mitranya telah mengirimkan dua truk berisi pasokan medis untuk memenuhi kebutuhan 70 ribu orang di Jalur Gaza, tambah pernyataan tersebut.
Pernyataan itu juga mencatat bahwa kekerasan Israel di wilayah itu akhir-akhir ini telah membuat sistem kesehatan, yang sudah lemah karena kurangnya bahan bakar, listrik dan peralatan medis, menjadi lebih buruk.
Sebelumnya, Juru bicara Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Rupert Colville mengatakan bahwa 14 anak Palestina tewas dalam aksi Great March of Return di perbatasan Gaza sejak 30 Maret.
Sedikitnya 62 warga Palestina tewas dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka di Gaza pada Senin setelah pasukan Israel menembaki para demonstran yang memperingati 70 tahun Nakba (malapetaka) dan memprotes peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem.