WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa semua pihak yang terlibat dalam konflik Rusia-Ukraina saat ini tengah membuat konsesi guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Kamis (23/1) setelah menyelesaikan rangkaian pertemuan bilateral di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, termasuk pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
“Saya melakukan banyak pembicaraan mengenai Ukraina. Ini bukan soal uang, ini soal 25.000 hingga 30.000 tentara yang gugur setiap bulan,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan kembali ke Washington.
Trump menegaskan bahwa upaya yang ia lakukan bertujuan utama untuk menyelamatkan nyawa dan secara langsung akan memberi manfaat lebih besar bagi Eropa dibandingkan Amerika Serikat.
Ketika ditanya apakah Presiden Rusia Vladimir Putin juga akan memberikan konsesi dalam proses perdamaian tersebut, Trump menjawab bahwa hal itu akan terjadi.
“Dia akan membuat konsesi. Semua orang membuat konsesi agar ini bisa diselesaikan. Eropa akan menjadi bagian dari proses ini. Saya melakukan ini lebih untuk Eropa daripada untuk diri saya sendiri. Yang utama adalah menyelamatkan nyawa,” katanya.
Pertemuan antara Trump dan Zelenskyy berlangsung sekitar satu jam dan dilakukan di tengah berlanjutnya negosiasi yang dijalankan utusan Amerika Serikat dengan Kyiv dan Moskow.
Zelenskyy menggambarkan pertemuan tersebut sebagai “produktif dan substantif,” dengan fokus pembahasan pada dukungan pertahanan udara serta koordinasi harian dengan tim Amerika Serikat.
Presiden Ukraina itu juga mengumumkan bahwa perundingan tripartit pertama antara Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina akan digelar di Uni Emirat Arab pada Jumat dan Sabtu mendatang.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
