Dunia

Menlu Turkiye: Dewan Perdamaian Gaza jadi peluang bersejarah wujudkan perdamaian permanen

Turkiye menegaskan komitmen untuk melindungi hak-hak rakyat Gaza dan memastikan suara mereka didengar

Ilayda Cakirtekin  | 23.01.2026 - Update : 23.01.2026
Menlu Turkiye: Dewan Perdamaian Gaza jadi peluang bersejarah wujudkan perdamaian permanen Menlu Turkiye Hakan Fidan berbicara kepada pers setelah upacara penandatanganan Piagam Perdamaian untuk Gaza sebagai bagian dari Forum Ekonomi Dunia ke-56 di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.

ISTANBUL

Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan menyatakan bahwa pembentukan Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace) merupakan peluang bersejarah untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform media sosial NSosyal pada Kamis, Fidan mengatakan Dewan Perdamaian Gaza, yang juga didirikan dengan keanggotaan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, membuka peluang besar untuk mengakhiri penderitaan berkepanjangan rakyat Gaza, memenuhi kebutuhan kemanusiaan mereka, serta membangun perdamaian yang inklusif dan berjangka panjang di kawasan.

Fidan menyampaikan pernyataan tersebut setelah menghadiri upacara penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian Gaza di Davos, Swiss, dalam rangkaian Forum Ekonomi Dunia ke-56, mewakili Presiden Erdogan.

“Kami meyakini bahwa dengan bekerja berdampingan bersama rakyat Gaza, Dewan Perdamaian akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan Gaza, membantu kawasan tersebut bangkit kembali, dan memungkinkan perdamaian berakar secara nyata,” ujar Fidan.

Ia menegaskan kembali komitmen Turkiye bahwa masa depan di mana suara rakyat Gaza didengar, hak-hak mereka dilindungi, dan mereka dapat hidup dalam perdamaian adalah sesuatu yang memungkinkan untuk diwujudkan.

Pekan lalu, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza bersamaan dengan persetujuan pembentukan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang menjadi salah satu dari empat badan yang ditugaskan mengelola fase transisi di wilayah tersebut.

Pembentukan dewan itu bertepatan dengan dimulainya fase kedua perjanjian gencatan senjata yang menghentikan perang Israel di Gaza, yang sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 71.000 orang dan melukai lebih dari 171.000 lainnya.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari rencana 20 poin yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan diadopsi oleh Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803 pada November lalu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın