Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
30 Januari 2020•Update: 30 Januari 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengumpulkan satu tim untuk pergi ke China guna membantu memerangi wabah virus korona yang terus berkembang.
"Informasi yang saya miliki sekarang adalah bahwa kita diundang untuk menjadi bagian dari misi WHO ini," kata Nancy Messonnier, direktur penyakit pernapasan pusat kesehatan AS itu, kepada wartawan, Rabu.
Messonnier mengatakan bahwa pihaknya bekerja dengan WHO melalui hal-hal rinci dalam tim itu.
"Ada pertanyaan logistik dan semacamnya tentang ini, tetapi pemahaman saya adalah bahwa telah ada penjangkauan awal dan bahwa pada titik ini ada rencana untuk memasukkan CDC dalam tim itu," ujar dia.
Pernyataan itu disampaikan setelah Menteri Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Alex Azar mengatakan kepada wartawan pada Selasa bahwa China menolak tawaran AS untuk mengirim tim guna membantu menangani wabah virus korona, yang menurut pejabat setempat telah merenggut nyawa 170 orang.
Panel darurat WHO akan berkumpul kembali pada Kamis untuk membahas ancaman virus mematikan yang muncul di Kota Wuhan, China, dan telah menginfeksi lebih dari 7.000 orang di seluruh dunia.
WHO mencatat ada 71 kasus yang telah dilaporkan di 51 negara selain China.
AS telah mengonfirmasi lima kasus akibat virus korona di empat negara bagian, sementara petugas kesehatan terus memerikasa kondisi 165 orang yang kemungkinan terinfeksi.