Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Oktober 2019•Update: 25 Oktober 2019
Andrew Wasike
NAIROBI, Kenya
Dua anggota kelompok al-Shabaab yang diduga meledakkan bom di pinggir jalan di Kenya utara pada 12 Oktober dan menewaskan 11 petugas polisi telah ditahan oleh otoritas Kenya.
Polisi Kenya mengkonfirmasi pada Kamis malam bahwa otoritas Somalia menangkap kedua orang itu dan menyerahkannya kepada mereka.
Komandan Polisi Timur Laut Paul Soi mengatakan kepada media lokal bahwa mereka ditangkap dengan senjata api dan hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung.
Media lokal Kenya juga melaporkan bahwa tersangka Farah Ahmed Sanbul dan Mihat Daar Khalif memiliki senapan AK-47 milik Polisi Kenya yang diduga dicuri dari salah satu petugas yang terbunuh.
Turki melalui Kementerian Luar Negeri menjadi satu-satunya negara yang menyampaikan pesan belasungkawa resmi ke Kenya atas bom pinggir jalan.
Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 100 polisi Kenya terbunuh dengan cara yang sama di sepanjang perbatasan Kenya-Somalia.