Dunia

Krisis pangan tewaskan 13 orang di ibu kota Somalia

Goobjoog News menyebutkan bahwa 3 anak meninggal dunia karena kelaparan, dan 10 lainnya karena kekurangan gizi

Marıa Elısa Hospıta   | 15.01.2020
Krisis pangan tewaskan 13 orang di ibu kota Somalia Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Somalia

Magdalene Mukami

MOGADISHU, Somalia 

Tiga belas orang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamp pengungsi di distrik Kahda, di Kota Mogadishu, Somalia.

Goobjoog News menyebutkan bahwa tiga dari korban jiwa adalah anak-anak.

“Tiga anak meninggal dunia karena kelaparan, dan 10 lainnya karena kekurangan gizi. Pengungsi lainnya kini terpaksa makan daun dari pepohonan di sekitar kamp," kata televisi dan radio itu.

Buruknya kondisi iklim seperti kekeringan dan banjir ditambah dengan konflik di Somalia telah menyebabkan orang kelaparan, kekurangan gizi, dan krisis uang tunai.

Pada 12 Januari, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan merilis laporan kebutuhan kemanusiaan yang memperingatkan bahwa 4,8 juta dari 15,4 juta penduduk Somalia menghadapi krisis pangan.

Selain itu, satu juta anak diproyeksikan mengalami kekurangan gizi.

Krisis ini diperparah dengan wabah belalang padang pasir terburuk dalam lebih dari 25 tahun.



Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın