Muhammad Abdullah Azzam
09 Juli 2020•Update: 10 Juli 2020
Tufan Aktaş
ISTANBUL
Loon, perusahaan teknologi yang merupakan 'saudara' Google, mulai menyediakan layanan internet 4G kepada ribuan orang yang tinggal di pedesaan Kenya dengan proyek jaringan internet balon.
Alasonir Westgarth, CEO Loon, mengatakan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa pelanggan Telkom Kenya, mitra proyek tersebut, mulai menerima layanan internet melalui balon yang diterbangkan tinggi.
Menyoroti layanan yang mencakup area sekitar 50 ribu kilometer persegi di wilayah barat dan tengah negara itu, Westgarth mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 35 armada untuk mencakupi wilayah ini.
Westgarth mengungkapkan bahwa mereka telah menghubungkan 35.000 pengguna ke internet sejak mereka memulai uji coba, serta menyediakan layanan suara dan video.
Internet yang disambungkan oleh balon yang bekerja dengan tenaga surya itu mencapai kecepatan download 18,9 megabit per detik (Mbit/s) dan kecepatan upload 4,7 Mbit/s dalam uji lapangan pertama.
Proyek ini, yang memungkinkan operator lokal untuk mencakup area yang tidak dapat diakses.
Balon Loon, yang pernah dicoba di Puerto Riko dan terkena Badai Maria pada 2017, menyediakan akses internet ke 100.000 orang.