Serikat dagang Inggris dukung referendum Brexit kedua
Hasil survei yang dilakukan oleh YouGov untuk kampanye People's Vote menunjukkan mayoritas anggota serikat buruh menginginkan Inggris untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa
London, City of
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Hasil pemungutan suara dari tiga serikat buruh terbesar Inggris menunjukkan bahwa dua pertiga anggota serikat mendukung referendum Brexit kedua.
Survei yang dilakukan oleh YouGov untuk kampanye People's Vote itu diikuti oleh 2.700 anggota Unite, Unison, dan GMB.
Lima puluh sembilan persen dari anggota serikat buruh Inggris terbesar, Unite, menginginkan Inggris untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa (UE).
Sementara itu, 61 persen anggota Unison juga menunjukkan dukungan mereka, diikuti oleh 56 persen anggota GMB.
Mayoritas anggota meyakini bahwa Brexit hanya akan mempersempit kesempatan kerja di negara itu. Menurut mereka, memprioritaskan perdagangan lebih penting daripada pengontrolan imigrasi.
Hasil pemungutan suara itu dirilis sehari jelang Kongres Serikat Perdagangan (TUC), yang berlangsung di Manchester pada Senin.
"Jika Perdana Menteri Theresa May tak berhasil mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa untuk melindungi pekerjaan dan hak-hak pekerja, maka konferensi akan mendukung Kampanye People's Vote," ujar Sekretaris Jenderal TUC Frances O’Grady, pada Minggu.
Kampanye People's Vote bertujuan mendorong referendum kedua saat kesepakatan akhir Brexit yang akan dibentuk melalui negosiasi antara Inggris dan UE.
Inggris akan meninggalkan blok secara resmi pada 29 Maret 2019.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
