Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
25 November 2017•Update: 26 November 2017
LONDON
Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan, pembicaraannya di Brussels dengan beberapa pemimpin Uni Eropa pada Jumat menghasilkan atmosfir yang positif.
Berbicara kepada SkyNews setelah pertemuannya, May menegaskan bahwa Inggris tetap berkomitmen dengan kebijakan finansialnya atas Uni Eropa dan keinginan bersama dengan Irlandia untuk menjaga perbatasannya, begitu juga dengan Irlandia Utara.
Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk mengatakan masih terdapat “tantangan besar” untuk melanjutkan pembicaraan Brexit, dimana hubungan perdagangan di masa depan antara Inggris dengan Uni Eropa akan didiskusikan.
“Progres yang baik dalam pembicaraan Brexit pada Desember [ Pertemuan Dewasn Eropa ] mungkin dapat tercapai,” cuit Tusk.
“Tetapi tetap sebuah tantangan yang besar. Kami butuh melihat progress dari Inggris dalam 10 hari kedepan untuk beberapa isu, termasuk Irlandia.”
Awal pekan ini, Perdana Menteri Inggris mengatakan, “Kami siap melangkah untuk ke tahap selanjutnya untuk mengadakan pembicaraan mengenai hubungan yang dalam dan spesial dengan Uni Eropa di masa yang akan datang,”
Theresa May mengatakan ia telah mengatur posisi pemerintah Inggris dalam pidato Florencenya pada September, satu hari setelah ia beserta kabinetnya menyetujui untuk meningkatkan tawarannya terhadap Uni Eropa untuk –yang disebut- “dokumen perpisahan”.
Sebuah laporan lokal menyatakan penawaran terbaru yang diajukan oleh Pemerintah Inggris akan menyentuh angka sekitar 40 Miliar Pounsterling (53 Miliar Dollar Amerika Serikat) bersamaan dengan Uni Eropa yang memberikan batas waktu kepada Inggris untuk memberikan langkah konkrit dalam tiga isu penting: penyelesaian masalah finansial, perbatasan Inggris dan Irlandia, serta hak masyarakat setelah Brexit.
Uni Eropa akan memutuskan apakah kemajuan yang dicapai sudah cukup untuk mengadakan pembicaraan selanjutnya terkait isu Brexit, setelah melihat kebijakan terakhir pemerintah Inggris pada pertemuan yang akan diselenggarakan pada Desember nanti.
May juga bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel saat makan siang di Brussels.