Senator AS ajukan RUU baru untuk Saudi terkait pembunuhan Khashoggi
RUU ini menunjukkan bahwa AS tidak akan mentolerir pelanggaran HAM
Washington
Safvan Allahverdi
WASHİNGTON
Senator Amerika Serikat (AS) Christopher Coons dan Lindsey Graham mengajukan rancangan undang-undang (RUU) baru yang menuntut pertanggungjawaban Arab Saudi terkait pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Rancangan yang diajukan secara bersama oleh dua senator dari Partai Demokrat dan Republik mirip dengan rancangan yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS bulan lalu.
Rancangan itu meminta pemerintah Trump memberlakukan larangan masuk ke AS untuk nama-nama yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Senator Graham mengatakan bahwa RUU ini merupakan pesan baru untuk memperingatkan pemerintah Saudi bahwa pelaku pembunuhan Khashoggi tidak akan dibiarkan begitu saja.
“Jika Anda terlibat dalam pembunuhan ini, Anda tak dapat memasuki Amerika Serikat. Ini adalah tujuan dari RUU tersebut," ujar Graham memberikan peringatan kepada otoritas Saudi.
Sementara Senator Coons menekankan bahwa kebijakan luar negeri AS tidak dapat dibangun dengan hanya mengandalkan kepentingan ekonomi dan keamanan.
"Jika nilai-nilai kami tidak lebih penting dari kepentingan kami, setidaknya harus sejajar. Kami memiliki sejarah panjang dengan Arab Saudi, tapi Presiden gagal untuk meminta pertanggungjawaban terhadap dalang pembunuhan Khashoggi,” ujar dia.
RUU ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak akan mentolerir pelanggaran hak asasi manusia.
Menurut laporan yang disiapkan oleh CIA dan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR), Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi secara sengaja.
Laporan tersebut menunjukkan bukti yang dapat diandalkan untuk penyelidikan terhadap pejabat senior, termasuk Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
