Ketegangan di Yaman meningkat, Koalisi Saudi targetkan kekuatan STC di Al-Dhale
Juru bicara koalisi Saudi Mayjen Turki Al-Malki menyebut serangan terbatas itu dilakukan pada pukul 04.00 pagi dengan tujuan “menetralisir kekuatan” yang digerakkan al-Zubaidi dan mencegah eskalasi konflik yang dikhawatirkan akan meluas ke Al-Dhale
WASHINGTON
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengonfirmasi pada Rabu (7/1) bahwa pihaknya melancarkan serangan di Provinsi Al-Dhale, selatan Yaman, setelah menuduh pemimpin Dewan Transisi Selatan (STC), Aidarous al-Zubaidi, gagal memenuhi panggilan untuk terbang ke Riyadh dan justru mengerahkan pasukan menuju wilayah tersebut.
Dalam pernyataan resmi, juru bicara koalisi Mayjen Turki Al-Malki menyebut serangan terbatas itu dilakukan pada pukul 04.00 pagi dengan tujuan “menetralisir kekuatan” yang digerakkan al-Zubaidi dan mencegah eskalasi konflik yang dikhawatirkan akan meluas ke Al-Dhale.
Menurut koalisi, al-Zubaidi sebelumnya diperintahkan untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi dalam 48 jam guna bertemu Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC) Rashad al-Alimi serta pejabat koalisi.
Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas serangan oleh pasukan yang berafiliasi dengan STC di Hadhramaut dan Al-Mahrah.
Al-Zubaidi dikabarkan menyatakan kesediaannya hadir pada Selasa, namun tidak menaiki penerbangan Yemenia Airways dari Aden setelah pesawat mengalami keterlambatan beberapa jam.
Al-Malki mengatakan bahwa selama penundaan itu, pemerintah sah Yaman dan koalisi menerima informasi bahwa al-Zubaidi memobilisasi pasukan besar, termasuk kendaraan lapis baja, kendaraan tempur, serta persenjataan berat dan ringan menuju Al-Dhale.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
