Dunia

Putin teken RUU perpanjangan perjanjian senjata nuklir dengan AS

Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru diperpanjang selama 5 tahun

Muhammad Abdullah Azzam  | 30.01.2021 - Update : 31.01.2021
Putin teken RUU perpanjangan perjanjian senjata nuklir dengan AS Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) saat bertemu Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev bertemu di Moskow, Rusia, pada 11 Januari 2021. ( Azerbaijani Presidency - Anadolu Agency )

Moscow City

Emre Gurkan Abay

MOSKOW

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani RUU yang memperpanjang perjanjian kontrol senjata nuklir dengan Amerika Serikat (AS) hingga 5 Februari 2026.

Pemerintahan AS yang baru sebelumnya mengatakan Washington menginginkan perpanjangan selama lima tahun untuk Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru, atau New START, yang akan berakhir pada 5 Februari besok, sebuah keputusan yang disambut oleh Kremlin.

Perjanjian START Baru, yang ditandatangani pada 2010 oleh mantan Presiden AS Barack Obama dan mantan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis yang dapat digunakan oleh kedua negara hingga 1.550.

Perjanjian ini juga membatasi jumlah rudal balistik antarbenua, rudal balistik yang diluncurkan kapal selam, dan kapal bom yang dilengkapi untuk mengirimkan senjata nuklir, dan termasuk inspeksi untuk memverifikasi kepatuhan dengan kesepakatan tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.