Dunia, Sains dan Teknologi

Rusia berhasil kirim pesawat kargo Progress MS-33 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Pesawat kargo membawa lebih dari 2,5 ton pasokan ke luar angkasa

Elena Teslova  | 22.03.2026 - Update : 24.03.2026
Rusia berhasil kirim pesawat kargo Progress MS-33 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

MOSKOW

Rusia berhasil meluncurkan pesawat kargo Progress MS-33 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), menandai kelanjutan misi logistik untuk mendukung operasional awak di orbit.

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, pada Minggu (22/3) menyatakan bahwa pesawat kargo tersebut berhasil terpisah dari tahap ketiga roket peluncur Soyuz-2.1a setelah diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan.

Roket Soyuz-2.1a diluncurkan dari Landasan Peluncuran No. 31 pada pukul 15.00 waktu Moskow (GMT 00.00), membawa pesawat Progress MS-33 dengan berat sekitar 7,4 ton ke orbit.

Sekitar sembilan menit setelah peluncuran, pesawat tersebut berhasil ditempatkan di orbit dan kini tengah menuju ISS. Waktu tempuh diperkirakan sekitar 49,5 jam, dengan proses penyambungan (docking) ke modul Poisk di segmen Rusia ISS dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret pukul 16.35 waktu Moskow.

Progress MS-33 akan mengirimkan total 2.509 kilogram kargo ke ISS, termasuk 1.211 kilogram muatan kering untuk awak misi ISS-74 dan sistem stasiun, seperti peralatan eksperimen ilmiah Sun-Terahertz.

Selain itu, pesawat ini juga membawa 828 kilogram bahan bakar untuk pengisian ulang stasiun, 420 liter air minum, serta 50 kilogram oksigen untuk mendukung kebutuhan atmosfer di ISS.

Progress MS merupakan pesawat kargo otomatis Rusia yang dirancang untuk melayani stasiun luar angkasa, termasuk mengirim bahan bakar, peralatan ilmiah, oksigen, air, makanan, dan pasokan lainnya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.