ISTANBUL
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Qatar mengurangi layanan operasionalnya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, seiring kekhawatiran atas potensi serangan balasan dari Iran.
Dalam pernyataan pada Minggu, kedutaan menyebutkan bahwa operasional kini dibatasi dengan hanya mengandalkan personel darurat, serta mengimbau warga negara AS di Qatar untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kedutaan juga meminta warga AS untuk bersiap mencari perlindungan jika otoritas Qatar mengeluarkan peringatan keamanan.
“Kami mengimbau untuk tetap waspada, karena pemerintah Iran dan kelompok yang berafiliasi dengannya mungkin menargetkan warga Amerika sebagai bentuk balasan atas serangan AS ke Iran,” demikian pernyataan tersebut.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
