Tuba Onğun
04 Maret 2022•Update: 05 Maret 2022
ANKARA
Perusahaan furniture asal Swedia, IKEA, pada Kamis menangguhkan semua operasinya di Rusia dan Belarus karena perang Moskow di Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan, IKEA mengatakan perang, yang dimulai pada 24 Februari, memiliki dampak kemanusiaan yang besar dan juga mengakibatkan gangguan serius pada rantai pasokan dan kondisi perdagangan.
"Untuk semua alasan ini, grup perusahaan telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasi IKEA di Rusia," kata perusahaan itu.
Langkah ini termasuk menghentikan ekspor dan impor ke dan dari Rusia dan Belarus, dan menangguhkan operasi produksi dan operasi ritel IKEA di Rusia.
Keputusan ini berdampak langsung pada 15.000 rekan kerja IKEA, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa kelompok perusahaan akan mengamankan pekerjaan dan stabilitas pendapatan dan memberikan dukungan kepada mereka dan keluarga mereka di wilayah tersebut.
Sementara itu, IKEA Foundation mengumumkan sumbangan langsung sebesar EUR20 juta untuk bantuan kemanusiaan kepada mereka yang terpaksa mengungsi akibat konflik di Ukraina.
Setidaknya satu juta pengungsi dari Ukraina telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, menurut Badan Pengungsi PBB.
Merek IKEA didirikan pada 1943 dan dimiliki oleh Inter IKEA dan grup Ingka.