Spotify tutup kantor di Moskow dan hapus konten yang disponsori Rusia
Layanan akan terus tersedia bagi pengguna Rusia untuk memungkinkan aliran informasi global, kata perusahaan musik digital itu

ANKARA
Spotify pada Rabu mengatakan telah menutup kantornya di Rusia dan menghapus konten yang disponsori negara Rusia dari layanan musik digitalnya.
"Kami telah menutup kantor kami di Rusia sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata layanan streaming audio Swedia dalam sebuah pernyataan, dan menambahkan bahwa keputusan itu adalah hasil dari "serangan tak beralasan Rusia terhadap Ukraina."
Perusahaan yang berbasis di Stockholm itu mengatakan pihaknya juga memeriksa "ribuan episode podcast sejak dimulainya perang" dan membatasi akses pengguna ke podcast yang dijalankan oleh media yang disponsori negara Rusia.
Namun, Spotify menambahkan bahwa layanannya akan terus tersedia untuk pengguna Rusia.
"Kami percaya bahwa sangat penting bahwa layanan kami tersedia di Rusia untuk memungkinkan aliran informasi global," kata perusahaan itu.
Spotify telah membuka kantor perwakilan di Rusia untuk mematuhi aturan baru Moskow. Perusahaan internet asing dengan pengguna harian lebih dari 500.000 orang diberi mandat untuk membuka kantor perwakilan resmi mereka di Rusia.
Perusahaan media sosial besar termasuk YouTube, Facebook dan TikTok juga telah melarang media pemerintah Rusia di Eropa.