Dunia

PBB desak Assad dan Rusia hentikan serangan terhadap rumah sakit

Sekjen PBB mengutuk keras serangan yang menargetkan rumah sakit dan pekerja kesehatan di Idlib

Muhammad Abdullah Azzam   | 12.07.2019
PBB desak Assad dan Rusia hentikan serangan terhadap rumah sakit Anggota White Helmets melakukan operasi pencarian dan penyelamatan setelah ledakan terjadi di distrik Jisr al-Shughour di provinsi Idlib barat laut Suriah pada 24 April 2019. (Beraa Darvısh - Anadolu Agency)

New York

NEW YORK 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras serangan udara yang menargetkan rumah sakit dan petugas kesehatan di barat laut Suriah.

Guterres mendesak rezim di Suriah Bashar Al Assad dan sekutunya Rusia untuk menepati perjanjian Idlib.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB mengungkapkan salah satu rumah sakit terbesar di barat laut Suriah dan beberapa pusat kesehatan lainnya menjadi target serangan udara meski sebelumnya pihak-pihak telah memberitahukan koordinat tempat-tempat tersebut kepad pihak rezim dan Rusia.

Menurut pernyataan itu, Guterres mendesak pihak bertikai untuk menghormati hukum HAM internasional serta melindungi warga sipil dan infrastruktur umum.

Guterres juga mengutuk keras serangan yang menargetkan rumah sakit dan pekerja kesehatan.

Lima warga sipil tewas dan 27 lainnya menderita luka-luka akibat serangan rezim Bashar al-Assad terhadap permukiman sipil di Zona De-eskalasi Idlib Kamis kemarin.

Sementara Rusia menyerang ambulans dan pusat pertahanan sipil (White Helmets) di Idlib.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın