Pasukan Israel kepung rumah saat gerebek kamp pengungsi Balata di Tepi Barat
Pasukan khusus Israel menggerebek kamp pengungsi Balata di timur Nablus dan mengepung sebuah rumah warga
RAMALLAH
Pasukan Israel menggerebek kamp pengungsi Balata di sebelah timur Kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki, pada Selasa dengan mengepung sebuah rumah dan melakukan penggeledahan di dalamnya, menurut sumber-sumber setempat.
Sumber tersebut mengatakan unit pasukan khusus Israel yang menyamar lebih dahulu menyusup ke kawasan Schools Quarter di dalam kamp pengungsi itu sebelum pasukan tambahan militer tiba dan mengepung area tersebut.
Pasukan Israel kemudian mengepung sebuah rumah di dalam kamp dan mulai melakukan penggeledahan sambil merusak sejumlah barang di dalamnya. Operasi itu juga melibatkan anjing pelacak milik polisi, kata sumber tersebut.
Sumber setempat menambahkan bahwa pasukan Israel masih berada di dalam rumah tersebut dan terus melanjutkan operasi penggeledahan di sekitar area kamp.
Penggerebekan ini terjadi di tengah meningkatnya serangan oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal terhadap warga Palestina di Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza pada 8 Oktober 2023 yang berlangsung selama dua tahun.
Menurut data resmi Palestina, serangan-serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.125 warga Palestina dan melukai sekitar 11.700 orang lainnya, selain menyebabkan sekitar 22.000 orang ditangkap.
Selain korban jiwa dan penangkapan, serangan-serangan itu juga mencakup penghancuran rumah dan fasilitas, pengusiran warga Palestina dari tempat tinggal mereka, serta perluasan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang oleh komunitas internasional dianggap sebagai wilayah pendudukan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
