Bentrokan Hizbullah dan Israel meningkat di tengah perang Iran
Hizbullah meluncurkan roket ke posisi militer Israel di Lebanon selatan di tengah bentrokan yang terus berlangsung
ISTANBUL
Bentrokan antara kelompok Hizbullah di Lebanon dan militer Israel terus meningkat di tengah meluasnya dampak konflik kawasan yang dipicu oleh perang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Hizbullah menyatakan pihaknya kembali menargetkan konsentrasi kendaraan militer Israel di kota Markaba, Lebanon selatan, dengan rentetan roket untuk ketiga kalinya, seiring berlanjutnya pertempuran di sepanjang wilayah perbatasan kedua pihak.
Di perkembangan terkait, serangan udara besar Israel menghantam kawasan Borj el-Barajneh di pinggiran selatan Beirut, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah, menurut laporan koresponden Anadolu.
Serangan tersebut terjadi setelah rangkaian serangan udara Israel yang lebih dulu menghantam wilayah pinggiran selatan Beirut pada hari yang sama, menyusul pengumuman militer Israel mengenai dimulainya gelombang serangan baru.
Militer Israel sebelumnya juga memperingatkan ribuan warga di pinggiran selatan Beirut untuk mengevakuasi wilayah tersebut sebelum serangan dilakukan. Israel menyatakan operasi tersebut menargetkan lokasi yang terkait dengan Hizbullah.
Namun, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa pemboman Israel juga menghantam fasilitas sipil dan kawasan permukiman.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke kawasan yang lebih luas.
Israel dan Amerika Serikat sejak Sabtu (1/3) melanjutkan serangan militer besar terhadap Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
