Ekip
18 Desember 2017•Update: 19 Desember 2017
Ekip
KAIRO, Mesir
Komisi Urusan Arab Parlemen Mesir menyerukan "isolasi internasional secara politis dan diplomatis" terhadap pemerintah Amerika Serikat (AS). Isolasi ini sebagai reaksi atas keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Negara-negara Arab dan Islam harus terus bergerak, seharusnya mereka tidak hanya bertujuan menciptakan negosiasi antara Palestina dan Israel, tapi juga mendatangkan solusi akhir untuk masalah Palestina," ungkap Komisi dalam pernyataan tertulis.
Pemerintah AS telah memberikan lampu hijau kepada pemerintah Israel untuk memberi tekanan lebih besar pada rakyat Palestina, dengan cara memperluas pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina.
Dalam pernyataan komisi tersebut, Mesir mengimbau agar permasalahan Yerusalem ini perlu diselesaikan melalui jalur dialog. Mesir juga berupaya maksimal untuk menyelesaikan permasalahan Yerusalem dengan membawa permasalahan ini ke Dewan Keamanan PBB.