Dunia

OKI akan bertemu bahas pelanggaran Israel di Yerusalem

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel 1967

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 15.07.2019
OKI akan bertemu bahas pelanggaran Israel di Yerusalem Ilustrasi: Pertemuan Organisasi Kerja sama Islam. (Foto file-Anadolu Agency)

Suudi Arabistan

JEDDAH 

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan mengadakan pertemuan antar menteri luar negeri pada Rabu untuk membahas pelanggaran Israel di Yerusalem Timur.

Para menteri dari negara-negara anggota OKI akan membahas segala pelanggaran Israel, termasuk pembukaan terowongan bawah tanah di lingkungan Silwan baru-baru ini, kata badan pan-Muslim itu dalam sebuah pernyataan, Minggu.

"Pertemuan yang akan diadakan di kota Jeddah, Arab Saudi, itu juga akan membahas soal penyitaan puluhan rumah Palestina oleh otoritas Israel di Yerusalem Timur," tambah pernyataan itu.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.

Dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, Israel mencaplok seluruh kota pada 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara abadi dan tak terbagi yang diproklamirkan oleh negara Yahudi.

Yerusalem menjadi jantung perselisihan Timur Tengah yang telah berlangsung selama puluhan tahun, di mana warga Palestina berharap Yerusalem Timur suatu hari nanti bisa berfungsi sebagai ibu kota negara.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın