Maria Elisa Hospita
21 Desember 2018•Update: 21 Desember 2018
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis berdiskusi lewat telepon mengenai penarikan pasukan AS dari Suriah.
Menurut pernyataan yang dirilis oleh Kantor Perdana Menteri Israel, Trump dan Netanyahu juga membahas peningkatan kerja sama antara AS dan Israel dalam upaya mereka melawan "agresi" Iran.
Pada Rabu, Netanyahu mengatakan bahwa Washington sudah memberi tahunya lebih dulu sebelum mengumumkan penarikan pasukan dari Suriah.
Trump kemudian menginstruksikan seluruh pasukan AS di Suriah untuk mundur dari negara itu.
Keputusan Trump dikeluarkan setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan rencana operasi militer di timur laut Suriah untuk memerangi YPG / PKK.
Sebelumnya, Ankara telah meluncurkan dua operasi militer terpisah di utara Suriah.
AS memulai kampanye udara di Suriah sejak tahun 2014. Tahun berikutnya, AS mengirimkan pasukan ke Suriah untuk membantu perjuangan anti-Daesh bersama sekutu lokalnya.
Staf Departemen Luar Negeri AS mulai meninggalkan Suriah dalam 24 jam setelah instruksi Trump, sementara militer AS akan dipulangkan dalam kurun waktu 60 hingga 100 hari.