Dunia

Mulai 9 Juni, Prancis beri izin masuk pelancong Eropa yang sudah divaksin

Pemerintah Prancis merilis panduan perjalanan yang mengklasifikasikan negara-negara dalam kategori merah, oranye, dan hijau berdasarkan situasi epidemi

Ekip   | 05.06.2021
Mulai 9 Juni, Prancis beri izin masuk pelancong Eropa yang sudah divaksin Bendera Prancis dan bendera Uni Eropa terlihat di Bandara Le Bourget dekat Paris, Prancis pada 21 Juni 2019. ( Mustafa Yalçın - Anadolu Agency )

Ankara

Shweta Desai

PARIS

Prancis akan membuka kembali perbatasannya untuk semua pelancong Eropa yang sudah divaksin mulai 9 Juni.

Pada Jumat, pemerintah Prancis merilis panduan perjalanan yang mengklasifikasikan negara-negara dalam kategori merah, oranye, dan hijau berdasarkan situasi epidemi.

Menteri Pariwisata Prancis Jean-Baptiste Lemoyne mengatakan negaranya siap menyambut turis asing di wilayahnya dengan tindakan pencegahan kesehatan.

“Kita harus menyelaraskan prinsip mobilitas dengan prinsip keamanan kesehatan karena tidak ada yang lebih buruk daripada jatuh kembali ke gelombang Covid-19 karena kita tidak mengambil tindakan pencegahan yang cukup,”

Sementara itu, Menteri Urusan Eropa Clement Beaune mengumumkan bahwa setiap orang Eropa yang telah menerima vaksin yang diakui oleh European Medicines Agency (EMA) – Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson – bisa datang ke Prancis tanpa menjalani tes PCR terlebih dulu.

Pengunjung dari Eropa dan tujuh negara lain yang diklasifikasikan sebagai "hijau" - Australia, Korea Selatan, Israel, Jepang, Lebanon, Selandia Baru, dan Singapura - tidak perlu lagi menjalani tes jika sudah divaksinasi.

Namun, bagi yang belum divaksin, wajib menjalani tes antigen 72 jam sebelum keberangkatan.

Negara-negara yang masuk daftar merah di antaranya Argentina, Bahrain, Bangladesh, Bolivia, Brasil, Chili, Kolombia, Kosta Rika, India, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Suriname, Turki, Uruguay, dan Afrika Selatan.

Semua negara lain di seluruh dunia termasuk Inggris dan AS terdaftar dalam kategori oranye.

Wisatawan yang divaksinasi dari negara-negara ini juga diwajibkan tes PCR (72 jam) atau antigen (48 jam) sebelum keberangkatan.

Pelancong yang tidak divaksinasi harus memberikan alasan kuat untuk perjalanan mereka dan harus menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın