Dunia

Militer Israel gelar latihan darat dan laut di tengah ketegangan Iran–AS

Media Israel menyebut latihan dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan Iran dan Amerika Serikat

13.02.2026 - Update : 18.02.2026
Militer Israel gelar latihan darat dan laut di tengah ketegangan Iran–AS

YERUSALEM

Militer Israel menggelar dua latihan terpisah pada Kamis (12/2), masing-masing di darat di wilayah Eilat, Laut Merah, dan di laut di kawasan Mediterania, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta perluasan kehadiran militer AS di Timur Tengah, menurut laporan media Israel.

Amerika Serikat dan Israel menuduh Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir, sementara Teheran menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan damai, termasuk untuk pembangkit listrik.

Di wilayah selatan Israel, militer mengadakan latihan di sekitar Eilat dan Lembah Arava dengan mensimulasikan skenario yang disebut sebagai kemungkinan “terburuk”, lapor surat kabar Maariv.

Mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya, laporan tersebut menyebut tentara Israel berlatih menghadapi “skenario yang sangat berbahaya” yang mungkin dihadapi.

Skenario latihan mencakup serangan rudal yang menargetkan Eilat dan sekitarnya, serangan terhadap kawasan wisata, serta upaya infiltrasi melalui perbatasan Yordania atau dari Laut Merah.

Latihan itu juga mencakup persiapan menghadapi kemungkinan kelompok bersenjata melancarkan serangan laut dari Yaman menuju Teluk Eilat atau masuk melalui darat untuk melakukan serangan di kawasan tersebut.

Militer Israel tidak merinci durasi latihan maupun memberikan penjelasan tambahan, sementara Maariv menyebut informasi mengenai tujuan dan skenario latihan berdasarkan sumber militer anonim.

Di kawasan Mediterania, angkatan laut Israel menggelar latihan pertahanan berskala besar yang berlangsung beberapa hari dan berakhir pada Selasa, menurut laporan penyiar publik Israel KAN.

KAN menyebut latihan tersebut mensimulasikan “ancaman multi-domain” di bawah permukaan laut, di laut, dan di udara, dengan tujuan mempersiapkan pertahanan aset strategis di perairan ekonomi Israel, termasuk anjungan gas lepas pantai dan pelabuhan.

Latihan itu melibatkan kapal selam, kapal rudal, pasukan khusus angkatan laut, serta pesawat angkatan udara yang beroperasi secara terpadu.

Hingga kini, militer Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait latihan tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın