Tayfun Salci
25 Juli 2018•Update: 25 Juli 2018
Tayfun Salci
LONDON
Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam pertemuannya dengan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Thani menyatakan keinginannya untuk kembali memulihkan persatuan Dewan Kerjasama Teluk.
Menurut pernyataan tertulis yang disampaikan melalui Kantor Perdana Menteri Inggris di Downing Street No 10, pertemuan bilateral antara May dan al-Thani kemarin membahas isu tentang kebijakan luar negeri seperti hubungan ekonomi bilateral, kerja sama pertahanan dan keamanan serta stabilitas wilayah.
Dalam pernyataan tersebut May menekankan kepada al-Thani tentang pentingnya keamanan di wilayah Teluk bagi Inggris dan meminta agar persatuan di Dewan Kerjasama Teluk segera dipulihkan.
Pemimpin kedua negara itu juga berbicara tentang hubungan dagang dan investasi mereka.
Theresa May menunjukkan rasa gembira atas rencana investasi Qatar sebesar 5 miliar poundsterling pada tahun 2017 yang setengahnya telah ditanamkan dalam proyek-proyek di Inggris.
Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa kedua negara membicarakan hubungan bilateral dalam bidang pertahanan dan keamanan dan mengingatkan kembali bahwa Qatar telah menandatangani perjanjian senilai 6 miliar poundsterling untuk pembelian pesawat perang nasional Inggris ‘Typhoon’.