Dunia

Libya: Pasukan Haftar langgar kesepakatan gencatan senjata

Milisi Haftar menargetkan kompleks ladang minyak al-Brega di selatan Tripoli dan menyebabkan kerusakan yang signifikan

Marıa Elısa Hospıta   | 17.01.2020
Libya: Pasukan Haftar langgar kesepakatan gencatan senjata Suasana kawasan Ramla, Tripoli, Libya setelah gencatan senjata. (Hazem Turkia - Anadolu Agency)

Libyan

Walid Abdullah

TRIPOLI

Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB mengatakan pasukan pendukung Komandan Khalifa Haftar telah melanggar gencatan senjata di negara itu.

"Milisi Haftar menargetkan kompleks ladang minyak al-Brega di selatan Tripoli dan menyebabkan kerusakan yang signifikan," kata Muhammed Kununu, juru bicara militer GNA, pada Kamis.

Pasukan Haftar juga menargetkan pasukan GNA di Gasr Garabulli, 50 kilometer dari timur Tripoli.

Pada 12 Januari, pihak-pihak yang bertikai dalam konflik Libya mengumumkan gencatan senjata sebagai tanggapan atas desakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun, negosiasi untuk kesepakatan gencatan senjata permanen berakhir pada Senin, setelah Haftar meninggalkan Moskow untuk berkonsultasi dengan suku-suku Libya, sementara kepala GNA Fayez al-Sarraj menandatangani kesepakatan itu.

Sejak April 2019, Haftar melancarkan serangan untuk merebut Tripoli dari GNA.

PBB mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 orang tewas sejak operasi itu diluncurkan dan lebih dari 5.000 lainnya terluka.

Sejak lengser dan wafatnya Muammar Gaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya; satu di Libya Timur; dan satu lagi di Tripoli.

*Mahmoud Barakat turut melaporkan dari Ankara

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın