Muhammad Abdullah Azzam
27 Desember 2018•Update: 28 Desember 2018
Mahmut Geldi
BEIRUT
Menteri Luar Negeri Libanon Jibran Basil memerintahkan perwakilan tetap negaranya untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amal Mudallali, agar melaporkan pelanggaran Israel yang mengancam stabilitas kawasan ke PBB.
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Lebanon mengutuk serangan udara Israel yang menargetkan wilayah Suriah tadi malam.
Lebanon menekankan bahwa Suriah memiliki hak untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya.
Mereka menyerukan komunitas internasional mengutuk serangan udara Israel di Suriah dengan menggunakan wilayah udara Lebanon.
Penggunaan wilayah udara Lebanon oleh Israel itu telah melanggar konsesus DK PBB nomor 1701.
Menteri Negara Urusan Publik dan Transportasi Lebanon Joseph Fenianos mengatakan pada hari ini bahwa ia telah sepakat dengan Perdana Menteri Saad al-Hariri untuk mengajukan pengaduan darurat ke DK PBB untuk melindungi Libanon dan rakyatnya dari ancaman Israel.
Pesawat-pesawat tempur Israel sejak pukul 21.50 Selasa waktu setempat melakukan penerbangan dengan ketinggian jarak rendah di daerah tepi laut al-Nabatieh dan Iqlim al-Tuffah.