Hayatı Nupus
28 Desember 2019•Update: 29 Desember 2019
Islam Dogru
CHICAGO
Konvensi tahunan yang digelar oleh Masyarakat Muslim Amerika (MAS) dan Lingkaran Islam Amerika Utara (ICNA) mulai dibuka pada Jumat di Chicago, kota terbesar ketiga AS.
Sebagai salah satu pertemuan Islam terakbar dan paling beragam di Amerika Utara, Konvensi MAS-ICNA diluncurkan di McCormick Place, pusat konvensi terbesar di kawasan, dan akan berlanjut hingga Minggu, 29 Desember.
Konvensi tiga hari yang mengumpulkan puluhan ribu Muslim dari seluruh dunia, terutama Amerika Utara, dimulai dengan shalat Jumat.
Lebih dari 100 pembicara Muslim Amerika terkenal dijadwalkan bergabung dalam konvensi bertema Islam: Menjawab Tantangan Hari ini dan Investasi Masa Depan yang Lebih Baik.
Konvensi tersebut, yang diharapkan dapat menyatukan lebih dari 20.000 Muslim, akan berfokus pada isu-isu seperti Islamofobia, rasisme, dan diskriminasi yang dihadapi oleh umat Islam di AS.
Konvensi MAS-ICNA 2019 juga akan membahas tantangan terpenting dan akan dihadapi komunitas Muslim Amerika, yaitu berfokus pada bagaimana mengamankan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Selain konferensi dan pelatihan, konvensi juga diramaikan oleh ratusan stan produk promosi dan vendor.
Perusahaan komersial dan LSM Turki yang didirikan atau diorganisir di AS juga membuka stan promosi di acara tersebut.
Di antaranya Diyanet Center of America (DCA), Komite Pengarah Nasional Amerika Turki (TASC) dan Yayasan Zakat (ZF).
Konvensi berlangsung setiap Desember selama liburan musim dingin.
Diselenggarakan oleh lebih dari 300 sukarelawan, jumlah peserta konvensi ini terus bertambah dari tahun ke tahun.
Tercatat ada 1.500 peserta pada 2001 dan bertambah menjadi 21.000 pada 2018.
MAS dan ICNA adalah organisasi pendidikan berbasis keagamaan yang memberikan layanan untuk memperbaiki masyarakat Islam ke depan.
Kedua organisasi Islam ini bekerja sama untuk menggelar dua konvensi yang sukses setiap tahunnya, yaitu Konvensi MAS di Chicago dan Konvensi ICNA di Baltimore, Maryland.
*ditulis oleh Jeyhun Aliyev dari Ankara