Muhammad Abdullah Azzam
04 Juli 2020•Update: 04 Juli 2020
Mohamad Misto, Ethem Emre Özcan
HASAKAH, Suriah
Organisasi teroris YPG/PKK menculik setidaknya empat gadis berusia antara 11 dan 17 tahun pada Juni lalu untuk mempersenjatai di daerah yang mereka duduki di Suriah.
Menurut sumber lokal, YPG/PKK menculik anak-anak itu dari beberapa kota di provinsi Hasakah dan Aleppo.
Hingga kini keluarga para gadis yang diculik tak mengetahui keberadaan anak-anak mereka.
Sumber menyatakan bahwa organisasi teroris YPG/PKK menculik anak-anak ini untuk memaksa mereka berperang, dengan dibawa ke kamp-kamp mereka di Gunung Kandil.
Beberapa keluarga yang anaknya diculik oleh YPG/PKK di Suriah tidak dapat mengemukakan bahwa anak mereka telah diculik karena ketakutan atas ancaman dari YPG/PKK.
Organisasi teroris YPG/PKK juga masuk dalam daftar “Laporan Perdagangan Manusia 2020” Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada 26 Juni karena menculik anak-anak untuk mempersenjatai mereka.
Dalam laporannya yang diterbitkan pada 16 Januari, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan bahwa teroris YPG/PKK menggunakan anak-anak sebagai petarung di Suriah.