Jerman kritik pernyataan dubes AS soal klaim Israel atas wilayah Timur Tengah
Jerman menegaskan Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur menjadi dasar pembentukan negara Palestina
BERLIN
Jerman menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara dan menolak keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, yang menyebut Israel memiliki hak alkitabiah atas wilayah dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat.
Kementerian Luar Negeri Jerman, Senin (23/2), menyatakan posisi pemerintah tetap berpijak pada pembentukan negara Palestina di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur sebagai dasar proses perdamaian.
“Jerman telah mencermati reaksi dari banyak negara di kawasan. Saya ingin kembali menegaskan posisi pemerintah Jerman. Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur merupakan titik awal bagi negara Palestina di masa depan, dan itu menjadi dasar langkah kami,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Kathrin Deschauer, dalam konferensi pers di Berlin.
Pernyataan Huckabee sebelumnya menuai kecaman keras dari sejumlah negara Arab pada Sabtu (21/2). Mereka menyebut pernyataan tersebut sebagai “tidak masuk akal dan provokatif”, tidak dapat diterima, serta bertentangan dengan hukum internasional.
Komentar Huckabee dinilai secara efektif mendukung kontrol Israel atas seluruh kawasan Timur Tengah, termasuk wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Deschauer menegaskan kembali bahwa posisi Berlin tersebut juga diyakini sebagai pendekatan terbaik untuk membuka peluang hidup berdampingan secara damai melalui solusi dua negara.
Pemerintah Jerman juga kembali menegaskan penolakannya terhadap perluasan permukiman Israel di wilayah pendudukan. Berlin menilai langkah tersebut memperkuat pendudukan alih-alih mendorong tercapainya perdamaian.
Selama ini, pemerintah Jerman berulang kali menyatakan bahwa ekspansi permukiman mengancam prospek solusi dua negara yang dinegosiasikan dan bertentangan dengan kewajiban hukum internasional, termasuk putusan Mahkamah Internasional.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
