Kedutaan AS di Lebanon evakuasi staf di tengah ketegangan dengan Iran
Departemen Luar Negeri AS menyebut langkah tersebut bersifat sementara
ISTANBUL
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Lebanon mengevakuasi puluhan personelnya melalui Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut pada Senin (23/2), di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, menurut laporan media Lebanon.
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa personel pemerintah AS yang tidak menjalankan tugas darurat serta anggota keluarga yang memenuhi syarat telah dievakuasi dari misi diplomatik tersebut. Ia menyebut langkah pengurangan staf itu bersifat sementara.
“Kami secara terus-menerus menilai lingkungan keamanan, dan berdasarkan tinjauan terbaru kami, kami memutuskan untuk mengurangi kehadiran menjadi personel esensial,” kata pejabat tersebut.
Ia menambahkan bahwa kedutaan tetap beroperasi dengan staf inti yang bertugas. Langkah tersebut disebut sebagai tindakan sementara untuk menjamin keselamatan personel sekaligus mempertahankan kemampuan operasional dan layanan bagi warga negara AS.
Dalam pernyataan di platform media sosial X, kedutaan menyebut personelnya dibatasi untuk melakukan perjalanan pribadi tanpa izin terlebih dahulu.
Disebutkan pula bahwa pembatasan perjalanan tambahan dapat diberlakukan terhadap personel AS di bawah tanggung jawab keamanan Kepala Misi, dengan pemberitahuan yang sangat singkat atau tanpa pemberitahuan, menyusul meningkatnya isu atau ancaman keamanan.
Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan kembali bertemu di Jenewa, Swiss, pada Kamis untuk melanjutkan pembahasan mengenai kemungkinan kesepakatan nuklir, di tengah meningkatnya ketegangan regional dan spekulasi tentang potensi perang.
Putaran baru perundingan tersebut berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer AS yang signifikan di Teluk Persia serta serangkaian latihan militer oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan kemungkinan tindakan militer terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai dalam waktu 10 hingga 15 hari.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
