Maria Elisa Hospita
03 Oktober 2018•Update: 03 Oktober 2018
Aref Yusuf
ERBIL, Irak
Komisi Pemilihan Umum di wilayah Kurdi, utara Irak, menunda hasil pemilihan parlemen hingga semua aduan ditinjau.
"Kami tidak ingin terburu-buru mengumumkan sebelum semua keluhan selesai diselidiki," jelas kepala komisi Handarin Mohamed saat konferensi pers di Erbil.
Menurut Mohamed, sekitar 425 pengaduan sedang diselidiki oleh komisi pemilu.
"Hasilnya tidak akan diumumkan sebelum semua selesai ditinjau," kata dia lagi.
Pemilihan parlemen digelar pekan lalu, di mana sekitar 29 partai dan koalisi bersaing untuk memperebutkan 111 kursi di parlemen.
Pemungutan suara itu adalah yang pertama kalinya diadakan di wilayah Kurdi sejak kelompok teroris Daesh diusir dari Irak tahun lalu.
Pemilihan parlemen digelar setiap empat tahun di wilayah Kurdi.