Mohamed Majed
15 Desember 2018•Update: 16 Desember 2018
Mohamed Majed
GAZA CITY, Palestina
Hamas kembali menegaskan komitmennya untuk mengakhiri perpecahan dengan faksi Fatah yang telah berlangsung selama satu dekade.
Lewat sebuah pernyataan yang dirilis saat peringatan ke-31 berdirinya Hamas, faksi itu menyatakan keinginannya untuk mencapai rekonsiliasi antar-Palestina "sesuai dengan prinsip-prinsip nasional [Palestina], reformasi Organisasi Pembebasan Palestina, dan hak Hamas untuk menolak pendudukan Israel".
Hamas juga menekankan pentingnya menerapkan ketentuan-ketentuan perjanjian rekonsiliasi dengan Fatah.
Gerakan itu menyatakan penolakan terhadap segala bentuk "normalisasi" dengan Israel.
Mereka bersumpah untuk melanjutkan tindakan perlawanan "dengan cara apapun"