WASHINGTON
Para pemimpin Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa, Kanada dan Jepang menegaskan kembali komitmen mereka untuk terus memberikan bantuan keamanan, ekonomi dan kemanusiaan ke Ukraina, menurut Gedung Putih pada Selasa setelah konferensi video yang dihadiri oleh para pemimpin.
Dalam konferensi pers menjelang perjalanan Presiden Joe Biden ke negara bagian New Hampshire, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Biden mengadakan pertemuan virtual untuk membahas upaya berkelanjutan mendukung Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia.
"Para pemimpin menegaskan solidaritas mereka dengan rakyat Ukraina dan mengutuk penderitaan kemanusiaan yang disebabkan oleh invasi Rusia yang tidak beralasan," kata Psaki.
Mereka juga membahas keterlibatan diplomatik dan upaya untuk terus menjatuhkan sanksi ekonomi yang parah untuk meminta pertanggungjawaban Rusia serta melanjutkan koordinasi erat untuk bekerja dengan G7, UE, dan NATO.
Para pemimpin itu termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Presiden Polandia Andrzej Duda, Presiden Rumania Klaus Iohannis, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Uni Eropa Presiden Komisi Ursula von der Leyen dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.
Perang Rusia di Ukraina, yang dimulai 24 Februari, telah menyebabkan ribuan kematian, jutaan orang kehilangan tempat tinggal, dan berbagai sanksi terhadap Moskow, khususnya dari Uni Eropa dan AS.
Hal ini juga mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia, mulai dari teknologi hingga otomotif, energi, ritel, dan berbagai sektor lainnya.