Hakan Çopur
03 Januari 2018•Update: 04 Januari 2018
Hakan Çopur
WASHINGTON
Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders memperingatkan pemerintah Iran untuk menghormati hak dasar kebebasan berekspresi rakyatnya, Selasa.
Dalam konferensi pers pertama di tahun 2018, Sanders lebih banyak menanggapi pertanyaan mengenai aksi protes yang masih berlangsung di Iran.
Sanders menyatakan bahwa Amerika Serikat mendukung para demontsran untuk menggunakan hak kebebasan berekspresi mereka.
“Amerika Serikat mendukung rakyat Iran, dan kami meminta rezim menghormati hak dasar rakyatnya untuk secara damai mengekspresikan keinginan mereka untuk perubahan,” kata Sanders.
Kemarahan rakyat Iran
Sanders menuding Rezim Iran lebih mendukung teror daripada memenuhi kebutuhan rakyat.
“Rakyat Iran marah terhadap korupsi yang meningkat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Rakyat lelah membayar tindakan penguasa mereka yang terlibat kekerasan dan korupsi,” ujar dia.
“Akibatnya, kita sekarang melihat sebuah pemberontakan populer dan murni yang diadakan oleh warga Iran yang berani,” tambah dia.
Mengenai sanksi baru terhadap Iran, Sanders mengatakan bahwa Trump belum memutuskan hal itu, namun dia mempertimbangkan semua pilihan yang ada.
Jawaban atas pertanyaan "perubahan rezim"
Menanggapi pertanyaan apa AS ingin melihat perubahan rezim di Iran, Sanders menghindari memberikan jawaban langsung.
“Kami mendukung mereka memberikan hak dasar kepada rakyat Iran, dan kami mendukung mereka untuk berhenti menjadi negara pendukung teror,” jawab Sanders.
Sebelumnya, Gedung Putih melalui pernyataan tertulis menyatakan, "Kami mendukung hak rakyat Iran untuk mengekspresikan diri mereka dengan damai. Suara mereka berhak didengar”.
Melalui pernyataan tersebut, Gedung Putih juga mengajak semua pihak yang terlibat untuk melindungi hak berekspresi rakyat secara damai.
Sementara Trump melalui Twitter juga beberapa kali mengatakan bahwa "pemerintah Iran harus menghormati kebebasan berekspresi rakyatnya."