Ali Cura
28 Desember 2017•Update: 28 Desember 2017
Ali Cura
KIEV, Ukraina
Administrasi Kiev dan separatis Pro-Rusia melakukan pertukaran sejumlah tawanan di bagian timur Ukraina, Rabu.
Pihak berwenang Ukraina, perwakilan, Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE) serta Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mendampingi pertukaran tawanan yang dilakukan di gerbang kontrol Mayorsk di wilayah Donetsk tersebut.
Presiden Ukraina Petro Poroshenko dikabarkan bertolak ke Donbas untuk menyambut tawanan asal Ukraina.
"74 orang Ukraina yang telah dibebaskan sekarang berada di rumah, di wilayah yang dikuasai tentara kita," kata Poroshenko melalui akun media sosialnya.
Kepada media Ukraina, perwakilan Ukraina untuk Komisi Bantuan Kemanusiaan Trilateral Contact Group -sebuah kelompok yang juga termasuk Federasi Rusia dan OSCE- Viktor Medvedchuk mengatakan, 237 sandera separatis Pro-Rusia telah diserahkan ke Republik yang disebut dari Donetsk dan Luhansk.
Berdasarkan Kesepakatan Minsk yang ditandatangani untuk menghentikan konflik di Ukraina timur, administrasi Kiev dan separatis Pro-Rusia harus saling membebaskan tawanan.
Namun, setelah dilakukan pada beberapa periode, kedua pihak tidak melakukan pertukaran tawanan sejak lama.
Pertukaran ini adalah yang pertama dalam 14 bulan terakhir menyusul keputusan yang diambil dalam sebuah pertemuan Trilateral Contact Group pada minggu lalu di Minsk, Belarus.
Sebelumnya, pihak berwenang Ukraina menyatakan bahwa mereka telah menyetujui pertukaran 74 tawanan asal Ukraina dengan 306 tawanan separatis. Secara jumlah, pertukaran ini dikabarkan sebagai pertukaran terbesar sejauh ini.