Ali Murat Alhas
28 November 2017•Update: 28 November 2017
Ali Murat Alhas
YERUSALEM
Lewat pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor perdana menteri, Senin, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negaranya menganggap serius ancaman Iran.
"Israel menganggap serius ancaman Iran. Ini menjadi sebuah pelajaran bagi negara kami," kata Netanyahu.
Pemerintah Israel telah berulang kali mengatakan bahwa pengaruh Iran di negara tetangga Suriah sudah mencapai "garis merah".
"Kami sudah berkali-kali dengan jelas mengatakan bahwa kami menolak senjata nuklir berada di tangan Iran. Saat ini kami akan fokus pada pasukan Irak dekat perbatasan kami, di wilayah Suriah, atau di manapun," kata Netanyahu pekan lalu.
Netanyahu telah menemui Menteri Luar Negeri Ukraina Pavlo Klimkin di kantor PM di Yerusalem Barat pada Senin.
Keduanya mendiskusikan kerja sama bilateral, khususnya di bidang teknologi, keamanan siber, dan pertanian.
Jelang pertemuannya dengan Netanyahu, Menlu Ukraina juga menggelar diskusi dengan Presiden Israel Reuven Rivlin.