Politik, Dunia

CIA akan gunakan 'serum kebenaran' ke narapidana

Project Medication dijalankan untuk menemukan serum yang akan memaksa tahanan mengatakan kebenaran selama interogasi

Maria Elisa Hospita  | 15.11.2018 - Update : 16.11.2018
CIA akan gunakan 'serum kebenaran' ke narapidana Ilustrasi. (Foto file - Anadolu Agency)

Washington DC

Umar Farooq

WASHINGTON

CIA mengeksplorasi penggunaan "serum kebenaran" ke sejumlah tahanan yang diduga terlibat dalam aksi teror 11 September 2001.

Dalam laporan setebal 90 halaman yang ditulis oleh staf medis CIA disebutkan bahwa Project Medication dijalankan untuk menemukan serum yang akan memaksa tahanan mengatakan kebenaran selama interogasi.

Salah satu obat yang dipertimbangkan adalah Versed, sejenis benzodiazepine yang memiliki efek samping amnesia selektif.

Serum itu harus diberikan oleh dokter ahli, bukan disuntik tanpa sepengetahuan narapidana.

CIA sebelumnya telah mencoba menemukan serum kebenaran, lewat program MK-ULTRA pada 1950-an dan penggunaan LSD untuk mengendalikan pikiran pada 1960-an.

Teknik interogasi CIA yang juga dikenal sebagai Program Penyiksaan CIA menimbulkan kontroversi besar di Amerika Serikat setelah disetujui oleh mantan presiden George W. Bush pada 2001.

Banyak kelompok berpendapat bahwa metode yang digunakan, termasuk waterboarding dan pengurungan di ruang sempit dengan suhu ekstrem, melanggar hak asasi manusia.

"Selama bertahun-tahun, kami mempelajari bagaimana pengacara 'bermain' hukum dan psikolog melanggar kewajiban etis mereka dengan memungkinkan penyiksaan brutal yang melanggar hak-hak narapidana," kata Dror Ladin, pengacara di ACLU.

Laporan itu dideklasifikasi oleh seorang hakim dan diajukan ke American Civil Liberties Union sebagai bagian dari gugatan Undang-undang Kebebasan Informasi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.