Hayati Nupus
03 Juni 2019•Update: 10 Juni 2019
Ayhan Simsek
BERLIN
Uni Demokratik Kristen (CDU) yang berkuasa di Jerman mendesak mitra koalisinya, Sosial Demokrat (SPD) pada Minggu untuk mempercepat pemilihan pemimpin baru dan tak membahayakan kemampuan pemerintah koalisi untuk bertindak.
Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan partai di ibu kota Berlin, Ketua CDU Annegret Kramp-Karrenbauer menyatakan rasa hormatnya atas keputusan pemimpin SPD Andrea Nahles yang mengundurkan diri dari posisi pemimpin partai.
“Saya berasumsi bahwa Sosial Demokrat akan dengan cepat membuat keputusan tentang posisi partai senior dan memastikan bahwa koalisi besar tetap mampu bertindak,” kata dia.
“Untuk CDU, jelas bahwa ini bukan saatnya untuk taktik partai. Kami tetap berkomitmen pada koalisi besar,” tambah dia.
Sebelumnya pada Minggu, Nahles mengumumkan rencananya untuk mengundurkan diri setelah SPD merugi besar dalam pemilihan Eropa dan pemilihan regional di Bremen pekan lalu.
Dalam pernyataannya, Nahles mengatakan dia akan mundur sebagai pemimpin partai pada Senin, dan juga akan mengundurkan diri dari posisi pemimpin kelompok parlemen pada Selasa, untuk mempermudah pemilihan penggantinya.
Mitra koalisi Kanselir Angela Merkel, SPD, mencatat hasil terburuk dalam pemilihan parlemen Eropa pekan lalu dan memicu perdebatan sengit di internal partai.
SPD memperoleh suara 15,8 persen, terjun bebas dari perolehan 27,3 persen pada 2014.